Komunitas Guru PPKn Indonesia


Sekilas Info

 

Komunitas Guru PPKn Indonesia adalah upaya mengumpulkan Guru-guru PPKn dari Seluruh Wilayah di Indonesia untuk bisa berkenalan, bersilaturahmi, berdiskusi, dan berbagai segala info dan ilmu yang bermanfaat untuk pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Indonesia.

 

Founder dari Komunitas ini adalah Guru Madrasah Aliyah bernama Nurokhmah , sekarang mengajar PPKn di MAN 1 Yogyakarta merupakan alumni S1 dan S2 PPKn UNY. (Facebook Nurrohmah Bu Sigit, Instagram @nurrohmah_sigit, blog Bu Nurrohmah.blogspot.com, Youtube Channel Bu Nurokhmah, email: nurrohmahsigit@gmail.com)

 

Berawal dari Nurokhmah ingin memanfaatkan media sosial Facebook untuk menambah ilmu mengajar. Setelah browsing berbagai grup yang ada ternyata tidak menemukan yang sesuai dengan yang diinginkan. Maka kemudian Nurokhmah mulai membuat Grup Facebook Komunitas Guru PPKn Indonesia. (https://www.facebook.com/groups/181431973419/?ref=share .

Grup ini berkembang cukup pesat, hingga saat tulisan ini dibuat sudah beranggotakan 8.893 . Didalam grup tersebut banyak sekali dibagikan berbagai informasi bermanfaat untuk Guru PPKn.   Berbagai informasi seminar, webinar, pelatihan, lomba, bahkan juga informasi pengayaan pengetahuan bagi Guru PPKn. Seperti misalnya penyampaian berbagai informasi budaya Indonesia, maupun Pendidikan karakter. 

Beberapa guru dari wilayah 3T beberapa kali menyampaikan mereka sangat terbantu dengan adanya grup facebook tsb karena mereka selama ini kesulitan mendapatkan info terbaru. Melihat hal tersebut memang nyata ada kesenjangan besar antara guru di wilayah perkotaan dengan guru di wilayah terpencil perihal arus informasi yang didapatkan. Komunitas Guru PPKn berusaha menjadi solusi mengatasi kesenjangan tersebut, membantu guru PPKn Indonesia.

 

Kemudian untuk lebih mempermudah proses memberikan informasi terutama dalam hal pengiriman file, maka Nurokhmah mulai merintis pembuatan Grup Whattsapp. Dibuat lah Grup WA Komunitas Guru PPKn Indonesia dan Komunitas Guru PPKn Madrasah Indonesia. Madrasah disendirikan karena untuk memudahkan ketika akan memberikan  informasi khusus dari Kementerian Agama RI. Tetapi pada perkembangannya ternyata Guru yang masuk ke grup bercampur baur. Dari 2 kementerian sekaligus bersama-sama bergabung . Disitu intens dilakukan berbagai kegiatan sharing informasi, diskusi, berbagi. Hingga sekarang ini sudah dibuat 6 grup WA Komunitas Guru PPKn Indonesia dan 3 Grup WA Komunitas Guru PPKn Madrasah Indonesia.

Kemudian mulai muncul beberapa kegelisahan dari para anggota dengan makin bervariasinya media sosial. Maka kemudian ditambah Grup di Telegram dengan nama yang sama. Kelebihan Telegram bisa muat ribuan, dan kirim file juga mudah. Link Grup Telegram  Komunitas Guru PPKn Indonesia https://t.me/joinchat/Rsuk6vOEipMEsAFH . Jumlah member di Grup telegram berjumlah 1546 orang guru. 

Jumlah anggota pun makin banyak. Berbagai perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan baik kurikulum  maupun kondisi pandemi kemudian menyebabkan traffic permintaan berbagi ilmu ataupun informasi juga makin banyak. Karena  hal tersebut maka diputuskan menyimpan berbagai file penting dalam satu tempat. Sehingga memudahkan anggota yang membutuhkan. Maka dibuat channel telegram khusus untuk hal tersebut.

 

Channel telegram diberi nama Brankas Komunitas Guru PPKn Indonesia. Di Brankas tersebut disimpan berbagai file penting dan bermanfaat yang dibutuhkan guru. Ada e book, paparan powerpoint, modul, RPP, soal, LKPD, dan lain-lain. Sekarang ini Brankas memiliki 2172 Subscriber. Link Brankas https://t.me/brankaskomunitasguruppknri .

 

Kemudian ternyata agar makin mudah untuk dicari dan menyebarluaskan info maka dibuatlah akun Instagram. Akun ini belum lama sehingga belum banyak memiliki followers. Sampai tulisan ini dibuat jumlah followers ada 715.

 

Berbagai upaya tersebut dilakukan untuk mempermudah akses Guru PPKn di seluruh Indonesia dalam mendapatkan informasi penting untuk meningkatkan profesionalisme mereka. Nurokhmah yang pernah mendapatkan Anugerah Konstitusi dari Mahkamah Konstitusi pada Tahun 2018 sangat peduli pada pemerataan akses informasi ini, dan menggunakan berbagai platform media sosial untuk melancarkan pemerataan tersebut.

 

Selain itu juga ada program Patungan Soal. Dalam program ini, setiap guru menyetorkan 1 soal yang kualitasnya bagus, wajib buatan sendiri dengan standar pembuatan soal AKM. Untuk kemudian dikumpulkan  dan digunakan bersama. Banyak guru yang sangat cocok sehingga meminta agar dilakukan Patungan Soal Tahap 2.

Dengan adanya Grup Komunitas Guru PPKn Indonesia ini, menjadi bentuk pelayanan pada  masyarakat, khususnya Guru PPKn. Harus disadari sesudah ada program Ujian Nasional, dan kini dihapus diganti dengan AKM. Maka  mapel PPKN sedikit sekali mendapat perhatian dari pemerintah.

 

Berbeda dengan perhatian pemerintah terhadap mapel UN maupun mapel AKM. Karena itu maka upaya Nurokhmah sebagai Guru PPKn diharapkan mampu  membantu mengangkat kualitas Guru PPKn Indonesia. Minimal melakukan pemerataan informasi kepada Guru PPKn di daerah 3 T.


















































 

 

Comments

Popular Posts